hit counters
hit counter

Nyeri punggung bawah (LBP) merupakan masalah kesehatan yang ditemukan dimana-mana. Di Amerika Serikat sendiri, LBP merupakan masalah kesehatan no 5 yang menjadi alasan kunjungan pasien ke dokter. Terapi dengan menggunakan obat-obatan merupakan penanganan yang paling sering direkomendasikan untuk LBP.

Obat-obatan yang sering diresepkan oleh dokter untuk menangani LBP adalah antiinflamasi non steroid (AINS), muscle relaxant, dan analgesik opioid. Obat-obatan yang dijual bebas (OTC) seperti asetaminofen, aspirin, dan beberapa AINS juga sering digunakan oleh pasien sendiri untuk mengatasi LBP.

Beberapa review mengenai obat-obatan yang sering digunakan dalam penanganan LBP telah dilakukan terutama mengenai efektivitas AINS dan AINS mana yang paling efektif dalam penanganan LBP.

Berikut ini kami sampaikan kesimpulan dari beberapa review yang telah dilakukan mengenai efikasi AINS dalam penanganan LBP.
Review yang dilakukan oleh Roelofs dkk. dengan menggunakan sumber data dari MEDLINE, EMBASE, dan Cochrane. Berdasarkan 65 studi klinis yang di-review, dapat disimpulkan bahwa AINS efektif untuk penanganan simptomatik jangka pendek pada pasien dengan LBP akut dan kronik tanpa sciatica (nyeri yang menjalar di sepanjang tungkai atas hingga ke bawah lutut menurut distribusi nervus sciatic, dimana terdapat gangguan pada akar serabut saraf yang berhubungan dengan tekanan mekanik atau peradangan). Tidak ada AINS dari kelas tertentu yang lebih efektif dalam penanganan LBP. Inhibitor selektif COX-2 memperlihatkan efek samping yang lebih rendah dibandingkan dengan AINS konvensional pada studi secara acak yang termasuk dalam review ini. Namun, studi terbaru memperlihatkan bahwa inhibitor COX-2 berhubungan dengan peningkatan risiko kardiovaskular pada populasi pasien tertentu.
Review yang dilakukan oleh Koes dkk.. dengan menggunakan sumber data dari studi-studi klinis secara acak yang dipublikasikan. Berdasarkan 26 studi secara acak yang direview, dapat ditarik kesimpulan bahwa AINS dapat efektif untuk penanganan simptomatik jangka pendek pada pasien dengan LBP tanpa komplikasi, namun kurang efektif atau tidak efektif pada pasien LBP dengan sciatica dan pasien sciatica dengan gejala-gejala akibat gangguan pada akar serabut saraf.
Review yang dilakukan oleh Chou dan Huffman dengan menggunakan sumber data dari MEDLINE dan Cochrane. Dari review ini dapat ditarik kesimpulan : pengobatan dengan efektivitas jangka pendek yang baik dalam penanganan LBP adalah AINS, skeletal muscle relaxant (untuk LBP akut), dan antidepresan trisiklik (untuk LBP kronik). Dari bukti-bukti yang ada, tidak ada satu obat yang dapat memberikan keuntungan secara menyeluruh dalam penanganan LBP dikarenakan adanya hubungan yang kompleks antara keuntungan dan kerugian dari masing-masing jenis obat. Masing-masing pasien memiliki perbedaan dalam hal keuntungan dan kerugian dari setiap obat-obatan yang digunakan

http://www.kalbefarma.com/?mn=news&tipe=detail&detail=19689

Leave a Reply