Cirrhosis hepatis,fatty liver,hepatoma, dan beberapa kelainan hati bisa dicegah dengan artikel berikut ini
beberapa langkah penting untuk melindungi hati:
Jangan berlebihan minum alkohol, atau hindari sama sekali. Selama bertahun-tahun, minum sehari sekali bagi wanita dan lebih dari dua kali sehari dapat menyebabkan sirosis. Obat-obatan terlarang, terutama kokain dapat juga menyebabkan penyakit hati.
Jangan mencampur obat-obatan dengan alkohol. Acetaminophen dapat menjadi berbahaya bagi hati terutama bila diminum bersama dengan alkohol.
Vaksinasi terhadap hepatitis B. Bila Anda memiliki resiko tinggi terkena virus hepatitis, maka Anda harus divaksinasi hepatitis B.
Gunakan obat secara bijak. Gunakan obat resep dan obat bebas hanya saat membutuhkannya dan gunakan hanya dalam dosis yang direkomendasikan. Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mencampurkan obat herbal dengan obat resep atau obat bebas.
Hati-hati terhadap suplemen tertentu. Suplemen herbal yang dapat berbahaya bagi hati termasuk kava, comfrey, chaparral, jin bu huan, the kombucha, pennyroyal dan skullcap. Hindari dosis vitamin A,D, E dan K yang berlebihan.
Hindari kontak dengan darah dan cairan tubuh orang lain. Hepatitis virus dapat ditularkan dari terkena jarum suntik yang telah terpakai secara tidak sengaja, pemberihan darah atau cairan tubuh yang kurang baik, dan penggunaan jarum suntik secara bersamaan. Cara lain yang dapat menyebabkan penularan adalah berbagi alat cukur, atau sikat gigi atau dengan melakukan hubungan intim yang tidak aman.
Hati-hati pada semprotan aerosol. Bila menggunakan pembersih beraerosol, pastikan bahwa ruangan berventilasi atau gunakan masker. Lakukan perlindungan yang sama saat menyemprot insektisida, fungisida, cat dan zat kimia berbahaya lainnya.
Perhatikan apa yang mengenai kulit. Bila menggunakan insektisida atau zat kimia beracun lainnya, lindungi kulit Anda dengan sarung tangan, lengan panjang, topi dan masker.
Jangan banyak makan makanan yang berlemak. Makan makanan dengan nutrisi seimbang dapat membantu hati agar bekerja dengan semestinya. Olahraga juga membantu mempertahankan kesehatan hati juga.
Perhatikan berat badan. Bahkan bila Anda tidak minum alkohol, obesitas dapat menyebabkan penyakit perlemakan hati non alkoholik yang termasuk adalah perlemakan hati, hepatitis dan sirosis.
Temui dokter bila timbul gejala dan tanda dari penyakit hati. Gejala yang dimaksud adalah perubahan warna dari kulit atau mata, pembengkakan perut atau sakit perut yang parah, gatal yang berkepanjangan di kulit, urin atau kotoran yang berwarna pekat, lelah berkepanjangan, mual dan hilangnya nafsu makan.

Entries (RSS)